Jumat, 24 Juni 2011 | By: e_yanuarto

Su'ul Khatimah

Sumber bacaan: Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin.
Suul Khatimah (mati dengan tidak beriman) sangat ditakuti oleh orang-orang yang saleh. Imam Ghazali membagi suul khatimah mejadi dua tingkatan. Pertama ialah berkenaan dengan hati dan perasaan seseorang menjelang sakaratul maut merenggut. Hatinya menjadi ragu-ragu serta tidak percaya lagi kepada Allah kemudian mati dalam keadaan tidak beriman. Kedua ialah hubbud-dunya (cinta dunia) yaitu seseorang yang dirundung kecintaan dalam urusan dunia yang tidak ada hubungan terhadap masaalah akhirat. Dari dua tingkatan tersebut tingkat pertama lebih berat siksanya sebab dalam Qur’an disebutkan bahwa api neraka hanya akan menimpa orang-orang yang tertutup hatinya terhadap Allah. Semoga kita diberi hidayah oleh Allah agar terhindar dari keadaan suul khatimah (insyaAllah).

Senin, 13 Juni 2011 | By: e_yanuarto

Berbuat Baik (Ternyata)Tidak Selalu Diterima Baik

N
   iat hati berbuat baik mau membantu, tapi apa daya malah diartikan berbeda dan malah ditolak. Secara logika sehat mungkin kondisi yang bertentangan yah… tapi itu faktanya lho… Masih hangat diingatan kita semua kalo beberapa hari yang lalu salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang transportasi massa -PT. KA- sedang menerapkan program baru untuk menurunkan, mencatat, dan memberikan denda kepada penumpang nakal yang nekad naik di atas kereta. Saya yakin sekali tujuan kebijakan tersebut untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam perjalan. Selain itu, PT.KA juga menggunakan strategi semprotan cairan berwarna untuk ‘menembaki’ para penumpang nakal tersebut supaya kapok dan tidak mengulangi lagi naik keatas kereta. Btw bus way, Bagaimana hasilnya??? Mari kita tengok..

Jumat, 03 Juni 2011 | By: e_yanuarto

“PAHLAWAN KELUARGA”



Sebatang rumput berkata_
Kepada sehelai daun yang gugur_
Gugur mu membuat suara ribut_
Engkau mengacaukan segala ilusi-ilusi ku_
Saat musim hujan berlalu_
Musim kemarau pun tiba_
Di atas angin mendesau menerbangkan dedaunan_
__________

Selasa, 31 Mei 2011 | By: e_yanuarto

Ganteng atau Takwa???


Ssstt,.. kamu pasti pada tahu kan tongkrongannya Irfan Bachdim, Justin Bieber, Dude Herlino, Hyun Bin, dan masih banyak deretan nama cowok lainnya. Kata banyak orang, mereka cakep, ganteng, tampan bin kasep. Kok kata orang? Karena apa yang menurut kata orang banyak, belum tentu saya sependapat dengan mereka. Suka-suka donk! hehe..
Semua nama tersebut adalah deretan selebritis yang terkenal di bidangnya masing-masing. Dari semua nama tersebut, hanya Irfan Bachdim saja yang background-nya adalah sepak bola. Selebihnya adalah kalangan artis dan bintang sinetron/film. Tak heran, karena bidang ini (baca: entertainment) memang mengharuskan wajah cakep sebagai modal utama bila ingin terkenal.

Minggu, 29 Mei 2011 | By: e_yanuarto

Extraordinary Moslem???

Sebagai seorang muslim, kita sama-sama sepakat bahwa tujuan hidup kita di dunia ini adalah beribadah dan taat kepada Allah, sesuai dengan firman Allah dalam surat Adz Dzariyat ayat 56. Dan kita pun sama-sama setuju bahwa peribadahan kita itu adalah suatu usaha untuk memperoleh janji Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, yaitu surga yang dipenuhi dengan segala kenikmatan tiada tara yang sebelumnya tak pernah terbayangkan di pikiran, tak pernah terindra oleh mata atau telinga, serta tak pernah bisa terdefinisikan dalam kata-kata.

Sabtu, 28 Mei 2011 | By: e_yanuarto

Bagian dari solusi ato masalah ya???


Alam tak akan sadar akan keindahannya sendiri. Tak pernah ingin renungi dalam sejuk dan gersangnya. Langit juga tak pernah meminta pelangi untuk mengindahkannya,tak pernah menyadari betapa  indahnya ia ketika warna anggun sang pelangi melukis biru wujudnya. Seperti itupun aku. Tak pernah menyadadari salahku dibalik kokohnya Aku.
Sebait potongan puisi karya Kahlil Gibran
Menggambarkan kepada kita, terkadang kita kesusahan untuk melihat kekurangan ataupun kesalahan diri sendiri tetapi begitu mudahnya melihat seolah-olah kehebatan diri. Mungkin karena itu ada cermin. Cermin yang merupakan benda mati membantu kita untuk memandang diri kita sendiri secara objektif. Rambut kita yang belum rapi, pakaian kita yang mungkin juga kurang rapi akan terlihat seperti apa adanya. Namun sayang, hanya fisik kita saja yang terlihat. Belum bisa menembus isi diri dan hati kita.
Seiring waktu yang bergulir, bertambah pula usia kita. Seiring dengan bertambahnya usia tentu saja apa yang ada dalam diri kita akan ikut berubah. Bertambah adalah hal yang pasti, namun ke arah yang manakah...???
Menjadi dewasa tidaklah selalu terkait dengan usia. Seringkali justru kita merasa semakin kekanak-kanakan, dikala usia kita bertambah tua... (iya pa yah??)
Menjadi dewasa tidak sama dengan kedewasaan. Menjadi dewasa seringkai tidak diiringi dengan tingkat kedewasaan yang cukup, akibatnya... sikap dan perilaku kita seringkali terlihat kekanakan dan bahkan lucu. So, menjadi dewasa adalah suatu pilihan.

Mendoan


Nah ini dia yang ditunggu-tunggu…-mendoan-. Tempe Mendoan adalah sejenis masakan tempe yang terbuat dari tempe yang tipis, dan digoreng dengan tepung sehingga rasanya gurih dan renyah. Secara tradisional di wilayah Banyumas, tempe yang digunakan untuk mendoan adalah jenis tempe bungkus yang lebar tipis, satu atau dua lembar perbungkus. Akan tetapi tempe mendoan juga dapat dibuat dari tempe biasa yang diiris tipis-tipis namun lebar. Kata Mendoan berasal dari bahasa Banyumasan, mendo yang berarti setengah matang atau lembek. Mendoan berarti memasak dengan minyak panas yang banyak dengan cepat sehingga masakan seolah-olah seperti tidak matang benar tapi tetep enah dimakan, dan insyaalloh halal.
Mendoan disajikan dalam keadaan panas disertai dengan cabe rawit atau sambal kecap. Mendoan tempe dapat dijadikan sebagai lauk makan ataupun makanan ringan untuk menemani minum teh atau kopi saat santai.